Perkembangan Sifat dan Pemikiran Manusia
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna yang memiliki akal, budi pekerti serta memliki rasa keingintahuan nya yang tinggi.
Sifat ingin tahu manusia berkembang seiring dengan
perkembangan umur dan waktu dimana manusia tersebut hidup. Pada zaman pra
sejarah manusia hidup dari berburu dan berladang yang berpindah dari satu
tempat ke tempat lain, kemudian meningkat menjadi petani dan peternak yang
menetap.Ada dua macam perkembangan alam pikiran manusia, yakni perkembangan
alam pikiran manusia sejak dilahirkan sampai akhir hayatnya dan perkembangan
alam pikiran manusia, sejak zaman purba hingga dewasa ini.
Berikut
ini,pengelompokan perkembangan kecerdasan manusia berdasarkan usia dari bayi
hingga dewasa.
1. Masa
bayi (0 – 2 Tahun)
Masa bayi menurut psikologi disebut juga sebagai
periode sensomotorik.Pada periode ini,perkembangan kecerdasan bayi sangat
cepat.Ia mulai belajar makan,berjalan,berbicara,dan mengikatkan diri pada orang
lain.Dengan gerakan – gerakan anggota tubuhnya,ia belajar memadukan keterangan
– keterangan melalui semua alat inderanya.
2. Masa
Kanak – kanak ( 3 – 5 Tahun )
Masa kanak – kanak disebut sebagai periode
praoperasional,dengan kisaran usia 2 – 7 tahun.Pada periode ini,dorongan
keingintahuannya sangat besar,sehingga banyak yang menyebut masa ini sebagai
masa bertanya.Apalagi pada masa ini si anak sudah memiliki keterampilan
berbahasa lisan.Namun,pada masa ini pengungkapannya sering menggunakan lambang
– lambang,seperti bermain mobil dengan garasinya menggunakan kotak kosong.
3. Masa
Usia Sekolah ( 6 – 12 Tahun )
Masa ini disebut juga sebagai periode operasional
nyata,dengan kisaran usia 7-11 tahun.Pada periode ini,anak sangat
aktif,ditandai dengan perkembangan fisik, dan motorik yang baik.Para ahli
psikologi menyebut juga masa ini sebagai “ masa tenang”,karena proses
perkembangan emosional si anak telah mendapatkan kepuasan maksimal sesuai
dengan kemampuan individu.Perolehan pengetahuannya masih dengan induksi
(pengamatan dan percobaan),walaupun sudah dimulai dengan menggunakan penalaran
dan logika.
4. Masa
Remaja ( 13 – 20 Tahun )
Masa remaja disebut juga periode operasional formal
( 11 – 15 tahun).Periode ini merupakan masa pertentangan (konflik),baik dengan
dirinya sendiri maupun dengan orang dewasa.Mereka berusaha mengekspresikan
dirinya sebagai orang dewasa,padahal secara fisik,mental,dan emosional belum
mampu menggunakan nalar serta berhipotesis.
5. Masa
dewasa ( > 20 Tahun )
Masa dewasa ini ditandai dengan kemampuan individu
untuk berdiri sendiri.Mereka mampu mengendalikan perilakunya dengan
baik,menempatkan dirinya sebagai anggota dalam kelompok serta merupakan
individu yang bertanggung jawab.
Dengan kata lain perkembangan pikiran manusia dimulai dari lahirnya manusia sampai manusia tersebut meninggal dan fikiran manusia berkembang karena sifat keingintahuan manusia terhadap segala hal yang tidak terbatas dan tidak pernah puas.
Sedangkan pada perkembangan sifat di tentukan oleh lingkungan pribadi itu sendiri dan lebih dominan dibandingkan dari sifat aslinya atau keturunan (gen).
(Catatan ini dibuat untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah
Ilmu Alamiah Dasar)
Nama: Lina Herlina
NPM: 114020195
MANAJEMEN E
Fakultas Ekonomi
Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon